Angelina Jolie mengajak publik melihat kerusakan di Gaza melalui Google Earth. Dalam unggahan di Instagram, aktris sekaligus pegiat kemanusiaan itu menyebut kawasan yang kini hancur sebelumnya merupakan rumah warga dan lokasi berbagai fasilitas penting, mulai dari sekolah hingga rumah sakit.
Jolie meminta para pengikutnya membuka layanan pemetaan tersebut untuk menyaksikan perubahan yang terjadi. Ia juga merujuk pada data yang dianalisis dari citra satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menggambarkan luasnya kerusakan bangunan di wilayah itu.
“Kamu kini bisa membuka Google Earth dan melihat apa yang telah terjadi di Gaza,” tulis Jolie di laman Instagram pribadinya.
Kerusakan Gaza terlihat dari citra satelit
Menurut data citra satelit PBB yang disebut Jolie, sebanyak 82 persen bangunan di Gaza telah rusak. Sementara itu, 66 persen lainnya dinilai hancur. Unggahan tersebut tidak merinci kategori maupun cara penghitungan setiap tingkat kerusakan, tetapi angka itu menunjukkan besarnya dampak yang tercatat pada bangunan di wilayah tersebut.
Jolie mengingatkan bahwa kerusakan tidak hanya menyangkut bangunan tempat tinggal. Area yang terdampak, tulisnya, sebelumnya juga mencakup sekolah, universitas, rumah sakit, jalan, sistem air dan sanitasi, serta infrastruktur lain. Daftar itu memperlihatkan bahwa kehancuran yang ia soroti berkaitan dengan ruang hidup warga sekaligus fasilitas yang mereka butuhkan.
Dengan mengarahkan perhatian ke Google Earth, Jolie menyampaikan bahwa perubahan bentang kawasan Gaza dapat dilihat melalui peta. Ia tidak sekadar menampilkan angka kerusakan, tetapi mengaitkannya dengan fungsi tempat-tempat yang terdampak bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Rumah menjadi tempat tinggal; sekolah dan universitas menjadi ruang belajar; sementara jalan, air, sanitasi, dan rumah sakit merupakan bagian dari layanan yang dibutuhkan warga.
Data yang dikutip dalam unggahan itu juga menyebut sekitar 1,98 juta orang, atau 94 persen populasi masyarakat Gaza, membutuhkan tempat tinggal dan rumah. Angka tersebut menegaskan bahwa kebutuhan hunian menjadi salah satu persoalan mendesak yang disoroti Jolie bersama kerusakan fisik kawasan.
Jolie desak perlindungan dan bantuan kemanusiaan
Dalam unggahannya, Jolie menyerukan perlindungan bagi warga sipil, terutama menjelang musim dingin. Ia juga menekankan perlunya bantuan kemanusiaan menjangkau masyarakat dalam jumlah yang dibutuhkan, serta pasokan medis untuk rumah sakit.
“Masyarakat membutuhkan perlindungan sebelum musim dingin. Bantuan kemanusiaan perlu menjangkau warga sipil dalam jumlah yang dibutuhkan. Rumah sakit membutuhkan pasokan medis,” tulis Jolie.
Pernyataan itu menempatkan kebutuhan warga sebagai fokus utama. Rumah yang rusak atau hancur berkaitan langsung dengan kebutuhan tempat tinggal, sedangkan kondisi fasilitas kesehatan menjadi alasan Jolie menekankan pasokan medis. Ia tidak menyertakan rincian lebih jauh mengenai jenis bantuan, jumlah pasokan, atau mekanisme penyalurannya.
Jolie menutup pesannya dengan menyoroti jarak antara kebutuhan yang telah diketahui dan pemenuhannya. “Kehancurannya terlihat. Kebutuhannya diketahui. Yang penting sekarang adalah apakah kebutuhan tersebut terpenuhi,” tulisnya.
Kalimat itu menjadi penekanan utama dalam unggahannya: perhatian terhadap kerusakan perlu diikuti dengan pemenuhan kebutuhan warga. Pesan tersebut menghubungkan citra satelit dengan persoalan konkret yang disebutnya, yakni perlindungan, tempat tinggal, bantuan kemanusiaan, dan dukungan bagi rumah sakit.
Advokasi kemanusiaan Angelina Jolie
Unggahan tentang Gaza bukan satu-satunya keterlibatan Jolie dalam isu kemanusiaan. Ia pernah menjadi utusan khusus badan pengungsi PBB. Dalam laporan yang menjadi bahan berita ini, Jolie juga disebut mengunjungi Rafah Crossing di Mesir pada 3 Januari 2026 sebagai bagian dari advokasi kemanusiaan.
Perhatian Jolie terhadap Gaza kali ini disampaikan melalui seruan kepada pengikutnya untuk melihat kondisi wilayah tersebut dan melalui data kerusakan yang ia kutip. Pesannya tidak berhenti pada gambaran kawasan yang rusak. Ia menegaskan bahwa perlindungan dan bantuan bagi warga sipil menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.
Angka kerusakan dan kebutuhan hunian dalam unggahan itu memberi gambaran tentang skala persoalan yang disorot. Namun, seperti yang ditekankan Jolie, persoalan berikutnya adalah memastikan kebutuhan warga benar-benar dijawab. Perkembangan penyaluran bantuan dan ketersediaan dukungan bagi masyarakat Gaza menjadi hal yang perlu terus diperhatikan.