Rockstar Games membantah rumor bahwa biaya pembuatan GTA VI telah melampaui US$1,5 miliar. Namun, perusahaan belum mengungkap angka resmi untuk proyek yang dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 itu, sehingga klaim anggaran US$2 miliar belum dapat dipastikan.
Jennifer Kolbe, Kepala Penerbitan Rockstar, menyampaikan bantahan tersebut dalam wawancara dengan Bloomberg yang terbit pada 14 Oktober 2026. Respons itu menepis perkiraan biaya di atas nilai pembangunan Burj Khalifa, yang dilaporkan mencapai sekitar US$1,5 miliar. Rockstar tidak memberikan rincian pengeluaran maupun nilai pasti anggaran gimnya.
Perbedaan antara rumor dan angka terverifikasi menjadi penting karena sejumlah estimasi yang beredar memiliki cakupan berbeda. Ada yang menghitung biaya produksi saja, sementara perkiraan lain mungkin memasukkan pemasaran. Sampai Rockstar atau induk usahanya, Take-Two Interactive, mengumumkan data resmi, nominal tersebut tetap merupakan perkiraan pihak luar.
Estimasi analis bergerak dari US$1 miliar hingga US$3,4 miliar
Business Insider mengutip estimasi analis pada Mei 2026 yang menempatkan biaya proyek di kisaran US$1 miliar sampai US$1,5 miliar. Josh Chapman, investor dari Konvoy, memperkirakan investasi GTA VI dapat mencapai US$2 miliar. Sementara itu, pengamat industri Dan Dawkins mengajukan angka sekitar US$3,4 miliar dengan perhitungan yang mencakup praproduksi dan tenaga kerja.
Rentang yang lebar itu bukan bukti adanya satu angka anggaran yang disepakati. Metode dan komponen yang dihitung tidak selalu sama. Karena itu, perkiraan tertinggi tidak bisa diperlakukan sebagai laporan keuangan Rockstar, sebagaimana angka US$2 miliar yang ramai dibicarakan belum dikonfirmasi perusahaan.
CEO Take-Two Strauss Zelnick sebelumnya mengakui bahwa pembuatan GTA VI membutuhkan investasi besar. Dalam wawancara yang diberitakan GameSpot pada 5 Mei 2026, ia tidak menyebut nominalnya. Zelnick mengatakan perusahaan memberi keleluasaan kepada tim kreatif untuk mengembangkan gim berkualitas tinggi, meski proyek berskala besar membawa risiko finansial.
Skala produksi tak otomatis menjelaskan anggaran
GTA VI membawa pemain ke Leonida, negara bagian fiktif yang mencakup Vice City, kota yang terinspirasi Miami. Ceritanya berpusat pada dua karakter, Jason dan Lucia. Pengembangan dunia terbuka seperti itu melibatkan berbagai pekerjaan, mulai dari membangun lingkungan gim hingga animasi, interaksi, pengujian, dan penyempurnaan permainan.
Bloomberg melaporkan Rockstar memiliki sekitar 4.711 karyawan di 12 kantor pada Oktober 2026. Besarnya organisasi memberi gambaran tentang skala perusahaan, tetapi tidak menunjukkan berapa banyak orang yang secara khusus mengerjakan GTA VI. Data tersebut juga tidak cukup untuk menghitung total biaya proyek tanpa informasi tentang lama kerja, pembagian tugas, dan komponen pengeluaran.
Perbandingan dengan GTA V pun perlu dibaca hati-hati. Gim yang dirilis pada 2013 itu diperkirakan media menelan sekitar US$265 juta untuk produksi dan pemasaran. Nilai tersebut jauh di bawah estimasi yang beredar untuk penerusnya, tetapi metode penghitungan, teknologi, durasi pengembangan, dan cakupan biaya bisa berbeda. Tanpa angka resmi GTA VI, tidak ada dasar pasti untuk menyebut berapa kali lebih mahal proyek terbaru Rockstar itu.
Jadwal rilis dan platform sudah dipastikan
Take-Two menjadwalkan peluncuran GTA VI pada 19 November 2026. Tanggal itu diumumkan setelah penundaan yang disampaikan pada 6 November 2025, dengan alasan memberi waktu tambahan untuk menyempurnakan gim. Pada pengumuman 24 Juni 2026, perusahaan memastikan gim tersebut hadir untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Prapemesanan dibuka sehari kemudian, pada 25 Juni.
Informasi jadwal dan platform itu berbeda dari pengungkapan anggaran. Harga jual untuk konsumen juga tidak dapat dipakai untuk menyimpulkan biaya produksi. Hingga 26 Oktober 2026, Rockstar belum menerbitkan rincian total pengeluaran GTA VI, sedangkan bantahan Kolbe hanya menepis klaim biaya yang melampaui US$1,5 miliar.
Dengan jadwal rilis yang telah diumumkan, perhatian berikutnya tertuju pada peluncuran gim tersebut. Besaran investasi baru dapat dipastikan apabila Rockstar atau Take-Two membuka data anggaran secara resmi.


