Firefox Smart Window kini dapat membantu mengisi formulir daring dan memeriksa perubahan pada situs pilihan pengguna. Dua kemampuan berbasis AI ini tersedia dalam versi beta desktop untuk pengguna berbahasa Inggris di Amerika Serikat dan Kanada. Mozilla belum mengumumkan tanggal pasti untuk membukanya di wilayah lain, termasuk Indonesia.
Pembaruan tersebut memperluas fungsi Smart Window, fitur opsional Firefox yang menyediakan percakapan AI di dalam browser. Pengguna dapat memanfaatkan tab yang sedang dibuka sebagai bahan untuk menyusun jawaban formulir, atau meminta Firefox memeriksa halaman tertentu secara berkala. Kendali tetap berada di tangan pengguna: saran isian dapat diperiksa dan disunting, sementara pengiriman formulir harus dilakukan sendiri.
Seperti dilaporkan Telset.id, dua fitur ini ditujukan untuk pekerjaan berulang yang biasa dilakukan saat berselancar. Salah satunya mengurangi kebutuhan mengetik ulang informasi, sementara fitur pemantauan membantu pengguna yang rutin kembali ke situs untuk melihat apakah ada perubahan.
Saran formulir bersumber dari tab pilihan
Fitur pengisian bekerja dengan membaca tab yang dipilih pengguna, misalnya halaman portofolio atau profil profesional. Saat pengguna membuka formulir dengan sedikitnya empat kolom teks, Firefox dapat menampilkan opsi “Fill from sources”. Setelah memilihnya, pengguna bisa menentukan tab yang menjadi rujukan, menambahkan sumber lain, lalu menilai jawaban yang disarankan untuk masing-masing kolom.
Penggunaan tab sebagai sumber memungkinkan Smart Window menyusun respons berdasarkan informasi yang sudah tersedia, bukan meminta pengguna memasukkan ulang semuanya dari awal. Bantuan itu juga dapat digunakan untuk pertanyaan wawancara perilaku yang meminta pelamar menjelaskan pengalaman atau cara mereka menghadapi situasi tertentu. Pengguna tetap perlu membaca hasilnya, terutama untuk memastikan jawaban sesuai dengan konteks dan maksud pertanyaan.
Teknologi yang dipakai untuk kemampuan ini adalah Gemini 3.1 Flash Lite. Namun, data nama dan alamat yang telah tersimpan pada fitur autofill reguler diproses berbeda: informasi tersebut tetap berada di komputer pengguna. Untuk saat ini, Smart Window baru mendukung kolom teks. Mozilla menyebut pilihan berbentuk dropdown dan formulir PDF sebagai kemungkinan pengembangan berikutnya, bukan kemampuan yang sudah tersedia.
Pemisahan antara saran berbasis tab dan autofill data pribadi juga berarti tidak semua kolom diisi dengan cara yang sama. Pengguna masih perlu memeriksa hasil sebelum melanjutkan, dan tombol untuk mengirim formulir tidak ditekan otomatis oleh browser. Bagi orang yang sering mengisi formulir pendaftaran atau lamaran, pemeriksaan manual itu tetap menjadi bagian dari proses.
Pemantauan dibatasi lima situs per tugas
Kemampuan kedua dapat digunakan dengan mengetik “/watch” pada chat Smart Window. Pengguna kemudian menentukan perubahan yang ingin diketahui dan memilih hingga lima situs untuk dipantau. Pemeriksaan dapat dijadwalkan sekali sehari atau sekali seminggu. Fungsi ini bisa dipakai, misalnya, untuk melihat perkembangan harga atau lowongan kerja tanpa membuka halaman yang sama berulang kali.
Informasi hasil pemantauan tersedia melalui tombol Tasks. Pengguna juga dapat mengaktifkan pemberitahuan desktop agar tidak perlu terus membuka bagian tersebut. Firefox mengizinkan paling banyak 15 tugas berjalan dalam waktu bersamaan. Ada satu syarat teknis yang perlu diperhatikan: browser harus tetap terbuka supaya pemantauan berlangsung.
Tugas yang tidak menemukan perubahan selama 60 hari akan dijeda. Jika masa tanpa perubahan mencapai 90 hari, tugas tersebut dihentikan secara permanen. Batas itu memberi pengguna alasan untuk meninjau kembali tugas lama apabila masih ingin memantau halaman yang sama. Pengguna juga dapat menyesuaikan pilihan situs dan frekuensi pemeriksaan saat membuat tugas.
Untuk sekarang, fitur-fitur tersebut masih terbatas pada Smart Window versi beta desktop dan pengguna berbahasa Inggris di AS serta Kanada. Mozilla menyatakan akses untuk wilayah lain akan menyusul dalam beberapa bulan, tetapi belum menyebut jadwal atau negara yang akan mendapatkannya lebih dahulu. Karena itu, pengguna Firefox di Indonesia belum dapat mencoba dua kemampuan ini melalui ketersediaan resmi yang dijelaskan saat pengumuman.
Peluncuran tersebut mengikuti sejumlah perubahan Firefox yang disebut Telset, termasuk pemisahan ruang kerja dan pribadi serta pilihan untuk menonaktifkan fitur AI. Mozilla juga mempercepat siklus pembaruan browser dan menghadirkan pemblokir iklan bawaan pada Firefox untuk iOS. Untuk Smart Window, tahap berikutnya yang dapat dipastikan baru berupa perluasan akses ke wilayah lain, tanpa tanggal rinci.


