Justin Hubner membantu Fortuna Sittard melewati Sparta Rotterdam pada putaran pertama KNVB Cup 2026/2027. Bek Timnas Indonesia itu mencetak gol dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal dan tambahan waktu, Kamis (29/10) dini hari WIB.
Fortuna menang dalam laga yang berlangsung di Stadion Sparta Het Kasteel, markas Sparta. Penentuan lewat tendangan dari titik putih berlangsung menegangkan: kedua tim sama-sama gagal menuntaskan sejumlah kesempatan. Di tengah situasi itu, eksekusi Hubner menjaga peluang Fortuna tetap hidup.
Eksekusi Hubner mengubah keadaan
Hubner maju sebagai penendang ketiga Fortuna ketika timnya tertinggal 1-2 dalam adu penalti. Ia melepaskan bola mendatar ke sisi kanan gawang dan mengecoh kiper Sparta. Gol tersebut membuat kedudukan kembali sama kuat, 2-2.
Eksekusi itu menjadi momen penting bagi Fortuna. Sebelum Hubner menendang, timnya berada dalam posisi tertinggal dan tekanan untuk gagal akan membuat keadaan kian sulit. Namun pemain berusia 23 tahun tersebut berhasil menyelesaikan tugasnya dengan tenang.
CNN Indonesia melaporkan, jumlah kegagalan dari kedua kubu membuat adu penalti berjalan ketat. Sparta tercatat tiga kali gagal memasukkan bola, sementara Fortuna dua kali gagal. Dengan demikian, keberhasilan Hubner bukan sekadar menambah gol, melainkan juga mempertahankan keseimbangan skor pada fase penentuan.
Setelah Hubner menyamakan kedudukan, Shiloh Zand berhasil menjalankan tugasnya untuk Fortuna. Sepakannya membawa tim itu berbalik unggul. Rangkaian tersebut memberi Fortuna jalan untuk menutup pertandingan, meski Sparta masih memiliki kesempatan membalas.
Kesalahan Kostic membuka jalan bagi Fortuna
Penentu kemenangan akhirnya datang dari upaya Andrej Kostic. Tendangan pemain Sparta itu berhasil ditepis Mattijs Branderhorst, kiper Fortuna. Sepakan Kostic sebelumnya sempat dianulir wasit karena kedua kakinya menyentuh bola, sehingga ia harus mengulang tendangan. Pada kesempatan berikutnya, Branderhorst menggagalkannya.
Save tersebut memastikan Fortuna keluar sebagai pemenang dan melaju ke putaran berikutnya. Pertandingan yang semula berakhir seri setelah waktu normal dan tambahan waktu itu pun ditutup lewat adu penalti. Tidak ada rincian skor akhir adu penalti dalam laporan CNN Indonesia, tetapi hasilnya memastikan Sparta tersingkir.
Urutan kejadian memperlihatkan betapa tipisnya jarak antara tersingkir dan lolos dalam adu penalti. Sparta sempat unggul dalam jumlah gol pada rangkaian tendangan, sebelum Hubner menyamakan angka. Keberhasilan Zand kemudian membalikkan situasi, sementara kegagalan Kostic mengakhiri peluang tuan rumah.
Peran Hubner dalam kemenangan Fortuna
Bagi Hubner, kontribusi itu datang dalam laga tandang yang menuntut konsentrasi hingga kesempatan terakhir. Sebagai bek, ia mendapat giliran menendang ketika tekanan sedang tinggi. Ia tidak mengarahkan bola dengan keras ke tengah, melainkan memilih sepakan mendatar ke sisi kanan yang membuat kiper terkecoh, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia.
Fortuna lebih dahulu harus melewati pertandingan panjang setelah kedua tim mencetak dua gol dan belum terpisah sampai tambahan waktu berakhir. Bahan laporan pertandingan tidak merinci pencetak gol maupun jalannya empat gol tersebut. Karena itu, penentuan lewat adu penalti menjadi bagian paling jelas dari akhir laga yang tersedia dalam laporan.
Hasil ini membawa Fortuna Sittard melanjutkan kiprahnya di KNVB Cup musim 2026/2027. Bagi Sparta, kekalahan di kandang menghentikan langkah mereka pada putaran pertama. Sementara itu, keberhasilan Hubner mengeksekusi penalti menjadi salah satu momen yang membantu klubnya bertahan dalam persaingan piala.
Belum ada informasi mengenai lawan Fortuna pada putaran selanjutnya dalam laporan pertandingan tersebut. Yang sudah dipastikan, klub itu lolos setelah Branderhorst menahan tendangan ulang Kostic, dengan Hubner lebih dahulu menyelamatkan timnya dari posisi tertinggal.


