AMD memperluas dukungan upscaling berbasis machine learning (ML) ke kartu grafis Radeon RX 6000 dan sejumlah prosesor Ryzen dengan grafis terintegrasi. Perluasan itu hadir melalui FSR Redstone SDK 2.4, yang membawa FSR Upscaling 4.1.2 ke perangkat yang sebelumnya belum tercakup dalam dukungan tersebut.
Pembaruan ini menjadi kesempatan pertama bagi pengguna GPU Radeon RX 6000 berbasis RDNA 2 untuk menjalankan upscaling ML terbaru AMD. Sebelumnya, pada Juni, perusahaan lebih dulu membuka akses teknologi itu untuk Radeon RX 7000. Kini, dukungan untuk seri RX 6000 memperluas jangkauan ke kartu grafis AMD generasi yang lebih lama.
FSR Upscaling 4.1 juga hadir pada prosesor Ryzen tertentu yang memakai grafis Radeon terintegrasi. Perangkat yang berpotensi menggunakannya mencakup laptop gaming, mini-PC, dan handheld gaming. Namun, jenis model yang dijalankan bergantung pada perangkat keras, bukan pilihan manual pengguna.
Model upscaling disesuaikan dengan perangkat
Pada Ryzen AI Max, SDK memakai model ML penuh. Sementara itu, AMD menyiapkan model INT8 yang lebih ringan untuk sejumlah prosesor lain. Model tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kualitas rekonstruksi gambar dan beban performa, terutama pada laptop serta perangkat genggam.
GPU terintegrasi Radeon 8000S yang terdapat pada Ryzen AI Max 300 dan Ryzen AI Max 400 menggunakan model INT8 penuh. Prosesor Ryzen lain yang tercakup memakai versi ringkasnya. Pemilihan berlangsung otomatis sesuai kemampuan perangkat, sehingga pengembang tidak perlu menentukan model secara terpisah untuk tiap konfigurasi.
Pengguna APU perlu memperhitungkan bahwa grafis terintegrasi berbagi memori dengan sistem. Karena itu, hasil performanya dapat berubah mengikuti bandwidth memori serta pengaturan daya dan suhu prosesor. AMD menyertakan dukungan APU baru melalui DLL SDK yang dikemas bersama game. Mekanisme ini juga tidak mensyaratkan versi driver khusus.
Dukungan Vulkan hadir bersama pembaruan SDK
FSR SDK 2.4 membawa dukungan Vulkan yang setara dengan DirectX 12 untuk fitur upscaling dan frame generation. Cakupan versinya meliputi FSR Upscaling 4.1.2, FidelityFX Super Resolution 3.1.6, FSR Frame Generation 4.0.2, serta FSR Frame Generation Swapchain 4.0.0. Dengan demikian, pengembang dapat menambahkan dukungan tersebut pada game Vulkan melalui integrasi SDK yang sesuai.
Namun, game Vulkan yang sebelumnya memakai AMD FidelityFX Super Resolution 3.1 tidak otomatis memperoleh FSR Upscaling berbasis ML melalui pembaruan driver. Fitur pembaruan otomatis semacam itu saat ini berlaku untuk game DirectX 12. Untuk game Vulkan, pengembang perlu mengintegrasikan FSR Upscaling 4.1.2 atau versi lebih baru, atau FSR Frame Generation 4.0.2 ke atas, agar game memenuhi syarat pembaruan otomatis pada masa mendatang melalui AMD Software: Adrenalin Edition.
Perbedaan jalur pembaruan tersebut membuat versi SDK yang dipakai pengembang menjadi penting. Kehadiran Vulkan di SDK membuka pilihan integrasi, tetapi tidak serta-merta mengubah game yang sudah dirilis. Pengguna tetap bergantung pada keputusan pengembang untuk memperbarui implementasi FSR di masing-masing judul.
Frame pacing baru terbatas pada Radeon RX 9000
Di luar dukungan upscaling, rilis ini menyertakan FSR Frame Generation Swapchain 4.0.0 dengan Driver-Assisted Frame Pacing. Fitur tersebut menyerahkan pengaturan waktu penayangan frame akhir kepada driver display AMD. Menurut penjelasan SDK, pendekatan itu menempatkan penjadwalan lebih dekat ke jalur display dibandingkan mekanisme busy wait di user-mode, dengan sasaran membuat pengiriman frame lebih mulus dan menekan beban CPU.
Fitur pacing ini tidak tersedia untuk semua perangkat. Persyaratannya mencakup Radeon RX 9000 atau generasi sesudahnya dan driver Adrenalin 26.10.1 atau lebih baru. Game juga harus berjalan dalam fullscreen eksklusif atau borderless fullscreen yang memenuhi area layar, dengan VSync mati dan presentasi berlangsung dalam rentang VRR layar.
Integrasi Unreal Engine perlu memakai plugin AMD FSR dengan OverrideSwapChainDX12 diatur ke true. Frame generation juga harus dikirim melalui presentasi swapchain. AMD menyarankan Windows 11 dengan Hardware-accelerated GPU Scheduling aktif sebagai konfigurasi terbaik; validasi fitur dilakukan dengan susunan tersebut. Konfigurasi sistem operasi atau penjadwalan lain dapat kembali memakai mekanisme pacing yang sudah ada.
SDK 2.4 turut memperbarui FSR Ray Regeneration ke versi 1.2.1, termasuk dukungan denoising ambient occlusion dan specular occlusion secara mandiri. Perbaikan lain menyentuh penghitungan penggunaan memori GPU serta cara API mencari DLL efek. SDK kini dapat mencari DLL efek di samping loader, termasuk ketika berkas ditempatkan dalam subfolder.
AMD FSR Redstone SDK 2.4 sudah tersedia melalui GitHub dalam bentuk biner dan source terbatas. Dokumentasinya dapat diakses melalui halaman AMD FSR SDK di GPUOpen. Pengembang dapat memakai paket tersebut untuk menilai integrasi pada perangkat dan API yang kini didukung.


