GameSir Nova Vision membawa pengaturan controller ke layar yang tertanam langsung di perangkat. Controller wireless ini dibekali LCD 0,96 inci untuk mengubah konfigurasi tombol, profil permainan, koneksi, dan setelan analog stick tanpa membuka aplikasi pendamping. Fitur lain yang ditawarkan ialah tingkat resistensi thumbstick yang dapat diatur dengan memutar bagian stick.
GameSir menempatkan layar tersebut di bagian depan controller. Mengutip laporan Jagat Play, antarmuka bernama VisionOS juga dapat menampilkan informasi baterai dan wallpaper. Kehadiran layar membuat sejumlah pengaturan tersedia langsung dari perangkat, alih-alih mengandalkan aplikasi terpisah.
Resistensi analog dapat diubah langsung
Pengguna bisa mengatur resistensi thumbstick dari 30gf hingga 80gf. Mekanismenya berada pada bagian analog yang diputar, bukan pengatur eksternal di sekeliling stick. Rentang yang lebih ringan ditujukan untuk gerakan cepat, sementara setelan lebih berat dapat memberi rasa kendali yang lebih mantap saat membidik.
Perbedaan tingkat resistensi ini memberi pilihan bagi pemain yang memakai controller untuk kebutuhan berbeda. Gerakan cepat dan bidikan presisi tidak selalu memerlukan rasa analog yang sama. Pada Nova Vision, pengguna dapat mengubahnya melalui thumbstick, tanpa perlu mengganti perangkat.
Untuk membaca gerakan analog, GameSir menggunakan sensor Hall Effect berbasis magnet. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi risiko stick drift, yakni kondisi ketika analog mencatat gerakan meski tidak sedang digerakkan. Namun, Nova Vision tidak memakai TMR, teknologi yang digunakan pada beberapa controller GameSir lainnya.
Trigger dan tombol tambahan untuk beragam gaya bermain
Bagian trigger menyediakan dua pilihan. Mode Hall Effect analog mengenali tekanan secara bertahap, sedangkan Micro Switch menawarkan respons klik yang lebih cepat. Perbedaan karakter tersebut memungkinkan pemain memilih mode sesuai jenis input yang dibutuhkan dalam permainan.
Di sisi belakang terdapat dua tombol tambahan yang dapat dipetakan ulang. Tombol itu juga mendukung macro hingga 12 langkah. Bentuknya berupa tuas memanjang, bukan dua tombol individual. Bagi pemain yang sering menggunakan tombol belakang, bentuk ini patut dipertimbangkan karena posisi dan rasa tekanannya bisa berbeda dari tombol terpisah.
Daftar fitur lain mencakup gyroscope enam sumbu, dua motor getar dengan pola asimetris, serta polling rate hingga 1.000Hz. Gabungan spesifikasi tersebut memperluas pilihan kontrol, dari input gerakan hingga umpan balik getaran. Kebutuhan tiap pemain tetap berbeda, sehingga fitur yang tersedia belum tentu seluruhnya digunakan oleh setiap orang.
Tiga pilihan koneksi dan dukungan lintas perangkat
Nova Vision dapat terhubung melalui Bluetooth, jaringan wireless 2.4GHz, atau kabel. Kapasitas baterainya 1.000mAh, dan GameSir menyertakan charging dock yang mendukung pengisian otomatis. Dock tersebut juga berkaitan dengan fitur Lift-to-Wake untuk Nintendo Switch 2: konsol dapat aktif saat controller diangkat dari dock.
Controller ini dirancang untuk Nintendo Switch, Switch 2, PC, dan perangkat mobile. Dukungan tersebut membuatnya dapat dipakai pada beberapa jenis perangkat, tetapi tidak mencakup PlayStation 5 maupun konsol Xbox. Karena itu, calon pembeli perlu mencocokkan kompatibilitas dengan perangkat yang digunakan sebelum memesan.
GameSir menawarkan Nova Vision seharga 54,99 dollar AS, dengan pilihan warna hitam dan putih. Harga itu menjadi bagian dari paket fitur yang mencakup layar, penyesuaian resistensi analog, dan beberapa opsi koneksi. Meski begitu, tombol belakang berbentuk tuas bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi pengguna yang lebih menyukai tombol individual.
Menurut informasi yang dilaporkan Jagat Play, Nova Vision sudah dapat dipesan. GameSir belum disebutkan memberikan rincian lain mengenai waktu pengiriman dalam laporan tersebut. Bagi konsumen, hal yang paling mendesak untuk diperiksa sebelum membeli adalah kecocokan platform dan kenyamanan bentuk tombol belakang.


