LG Display memperkenalkan FLiPP, teknologi produksi OLED yang diklaim mampu menghadirkan performa setara Tandem OLED dengan biaya produksi lebih rendah. Teknologi ini diumumkan dalam ajang International Meeting on Information Display (IMID) 2026. Namun, panel pertamanya diproyeksikan hadir di monitor dan laptop, bukan televisi.
FLiPP merupakan singkatan dari FMM-Less innovative Pixel Patterning. Sesuai namanya, teknologi ini meniadakan penggunaan fine metal masks (FMM), komponen yang selama ini digunakan untuk menempatkan material emisif organik secara presisi saat panel OLED dibuat.
Pengembangan tersebut berpotensi mengubah cara panel OLED diproduksi. Jika efisiensi yang dilaporkan dapat diterapkan dalam produksi skala besar, LG Display berpeluang membuat panel dengan performa lebih tinggi tanpa harus menanggung biaya produksi sebesar metode konvensional.
FLiPP menghilangkan fine metal mask
Dalam proses FMM, masker logam tipis membantu mengarahkan material emisif ke titik-titik tertentu pada panel. FLiPP menggunakan pendekatan berbeda: material terlebih dahulu dideposisikan ke seluruh permukaan kaca, lalu diberi lapisan pelindung.
Bagian yang tidak dibutuhkan kemudian dihilangkan melalui fotolitografi dan proses etching. Dengan demikian, pembentukan pola piksel tidak lagi bergantung pada fine metal mask. Perubahan metode inilah yang menjadi dasar peningkatan efisiensi produksi yang diklaim LG Display.
Menurut laporan situs perdagangan The Elec, tingkat pemanfaatan atau utilization rate meningkat dari 75 persen pada proses FMM konvensional menjadi lebih dari 93 persen dengan FLiPP. Pemanfaatan material emisif organik juga naik dari 40 persen menjadi 74 persen.
Angka tersebut menggambarkan lebih banyak material yang digunakan secara efektif dalam proses pembuatan panel. Efisiensi yang lebih tinggi berpotensi menekan biaya produksi, meski belum ada informasi mengenai harga perangkat yang akan menggunakan panel FLiPP atau seberapa besar penghematan yang nantinya diteruskan kepada konsumen.
Panel bisa lebih terang atau hemat daya
FLiPP juga membawa sejumlah perubahan pada karakteristik panel. Pixel aperture ratio, yakni proporsi area piksel yang memancarkan cahaya, tercatat mencapai 65 persen. Area pemancar cahaya dapat dioptimalkan untuk meningkatkan luminansi hingga 1,6 kali, memperpanjang daya tahan hingga 2,4 kali, atau menurunkan konsumsi daya sebesar 13 persen.
Pilihan tersebut bergantung pada prioritas perangkat yang menggunakan panel. Produsen, misalnya, dapat memusatkan pengembangan pada tingkat kecerahan, ketahanan, atau efisiensi energi. Angka-angka itu berasal dari pengujian yang disebut dilakukan pada panel berukuran 23,5 inci, sehingga penerapannya pada ukuran dan jenis produk lain masih perlu dikembangkan.
LG Display menyebut FLiPP masih berada pada tahap awal pengembangan. Chief Technology Officer LG Display, Choi Young-seok, menjelaskan bahwa setelah fase awal, perusahaan akan mengembangkan produk aktual sebelum masuk ke tahap produksi massal.
Untuk tahap produksi massal, fokus pertama diarahkan pada monitor yang ukuran layarnya lebih kecil. Laptop juga termasuk dalam rencana pengembangan. Pilihan ini berarti konsumen yang berharap teknologi tersebut segera menurunkan harga televisi OLED belum menjadi sasaran awal FLiPP.
Produksi massal ditargetkan mulai akhir 2027
LG Display memperkirakan produksi massal dapat dicapai pada akhir 2027. Jika jadwal itu terpenuhi, produk pertama berpotensi diperkenalkan pada ajang CES 2028. Perkiraan tersebut masih bergantung pada tahapan pengembangan dan keputusan perusahaan mengenai fasilitas produksi.
Cho Heung-ryeol, kepala Next-Generation Display Division LG Display, mengatakan perusahaan tengah mengevaluasi lini produksi LCD dan WOLED yang sudah ada. Evaluasi itu dilakukan untuk menentukan apakah fasilitas tersebut dapat digunakan kembali tanpa modifikasi besar, atau apakah LG Display perlu membeli pabrik baru.
Pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan. Namun, LG Display belum mengumumkan keputusan akhir mengenai fasilitas yang akan digunakan maupun mitra perangkat yang bakal menjadi pelanggan pertama teknologi ini.
Bagi pasar, FLiPP menawarkan kemungkinan panel OLED yang lebih efisien dan kompetitif, terutama untuk monitor serta laptop. Dampaknya terhadap harga dan ketersediaan produk belum bisa dipastikan sebelum produksi massal berjalan. Perkembangan menuju target akhir 2027 akan menjadi penentu seberapa cepat teknologi ini beralih dari tahap pengembangan ke perangkat yang dapat dibeli konsumen.


