Ole Romeny dilaporkan mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki setelah membela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang Fortuna Sittard itu absen saat klubnya menghadapi Twente, dalam laga Eredivisie yang berakhir imbang 1-1.
Laporan Jana Lokajournal menyebut cedera tersebut muncul setelah Romeny menjalani rangkaian pertandingan dengan beban fisik tinggi bersama Indonesia. Ia disebut tampil di setiap laga turnamen, termasuk partai final melawan Thailand yang berlangsung selama 120 menit.
Romeny tampil penuh dalam perjalanan Indonesia
Kontribusi Romeny disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia meraih gelar di turnamen tersebut. Penyerang berusia 26 tahun itu tampil sejak babak penyisihan hingga final dan, menurut laporan itu, menjadi pemain dengan assist terbanyak sepanjang kompetisi.
Pergerakannya di lini depan dinilai membantu membuka pertahanan lawan. Namun, sorotan terhadap penampilannya kini beralih pada kondisi fisik yang harus ia hadapi setelah tugas bersama tim nasional berakhir.
Dalam partai puncak melawan Thailand, Romeny bermain selama 120 menit. Laporan tersebut menggambarkan laga itu sebagai pertandingan dengan intensitas tinggi, ketika Indonesia berjuang membawa pulang trofi yang disebut mengakhiri penantian gelar selama 35 tahun.
Setelah menjalani tugas bersama tim nasional, Romeny kembali ke Belanda untuk bergabung dengan Fortuna Sittard. Namanya tidak masuk susunan pemain utama klub, dan pemeriksaan tim medis kemudian mengungkap adanya masalah pada bagian kaki.
Pembengkakan pergelangan kaki membuatnya absen
Menurut laporan itu, pemeriksaan medis menunjukkan pembengkakan pada pergelangan kaki Romeny. Kondisi tersebut dikaitkan dengan tingginya beban pertandingan dalam waktu singkat saat ia membela Indonesia. Tidak ada rincian mengenai kapan tepatnya cedera mulai dirasakan.
Absennya Romeny terlihat ketika Fortuna Sittard menjamu Twente. Ia tidak tampil dalam pertandingan Eredivisie yang berakhir 1-1 tersebut. Laporan menyebut sang penyerang hadir langsung di stadion, tetapi menyaksikan laga dari luar lapangan.
Keputusan untuk tidak memainkannya diambil agar kondisi pergelangan kaki dapat ditangani lebih dulu. Tim medis klub disebut memusatkan perawatan pada pengurangan pembengkakan dan pemulihan kekuatan otot di sekitar pergelangan.
Meski harus menepi, cedera itu digambarkan masih tergolong ringan. Fortuna Sittard disebut menjalankan rehabilitasi dan memantau perkembangannya. Namun, laporan tersebut tidak mencantumkan perkiraan waktu pemulihan maupun tanggal pasti Romeny dapat kembali bermain.
Klub tak ingin terburu-buru memulihkan Romeny
Kehadiran Romeny di stadion saat Fortuna Sittard menghadapi Twente menunjukkan ia tetap mengikuti perjuangan rekan-rekannya meski belum bisa turun ke lapangan. Menurut laporan Jana Lokajournal, klub optimistis proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan tidak menimbulkan komplikasi jangka panjang.
Meski begitu, klub disebut tidak ingin mengambil risiko dengan memaksanya kembali sebelum kondisinya pulih sepenuhnya. Sikap tersebut penting, mengingat masalah yang dilaporkan berada pada pergelangan kaki dan penanganan masih berfokus pada pemulihan fungsi bagian tersebut.
Belum ada keterangan waktu pasti mengenai kapan Romeny akan kembali memperkuat Fortuna Sittard. Karena itu, statusnya untuk pertandingan berikutnya belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Perkembangan rehabilitasi akan menjadi penentu sebelum ia kembali merumput.
Perhatian kini tertuju pada proses pemulihan
Rangkaian ini memperlihatkan sisi lain dari padatnya tugas seorang pemain yang membela tim nasional sekaligus klub. Romeny mendapat pujian atas kontribusinya bagi Indonesia, tetapi kini harus menjalani jeda untuk memulihkan kondisi sebelum kembali berkompetisi.
Bagi pendukung Indonesia dan Fortuna Sittard, kabar mengenai cedera ringan tentu menjadi hal yang melegakan, meski kepastian kembalinya sang penyerang masih menunggu perkembangan medis. Prioritas klub saat ini adalah memastikan pembengkakan mereda dan pergelangan kakinya kembali kuat.
Jika pemulihan berjalan sesuai rencana, Romeny diharapkan dapat kembali memperkuat klub setelah kondisi fisiknya dinilai siap. Hingga ada pembaruan lebih lanjut, belum ada dasar untuk memastikan jadwal kepulangannya ke lapangan.


