Serpihan logam besar dengan bagian luar kehitaman dan berbau gosong ditemukan di kebun kelapa sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin pagi. Penemuan itu terjadi sehari setelah warga sekitar mendengar dentuman keras pada Minggu sore, tetapi hubungan antara kedua peristiwa tersebut belum dipastikan.
Serpihan ditemukan di jalan kebun, di tengah barisan pohon sawit, saat karyawan sedang bekerja. Lokasinya berada di Blok G 38-39, tepatnya CR 38-39 atau G 39/12, Jalan Jenderal Sudirman KM 26. Area itu tidak jauh dari perumahan karyawan.
Peristiwa tersebut menarik perhatian karena dentuman yang terdengar sekitar pukul 17.30 WIB pada Minggu sebelumnya sempat ramai beredar di TikTok. Sejumlah warga kemudian mengaitkan suara itu dengan benda yang ditemukan keesokan harinya. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian bahwa keduanya memang berkaitan.
Temuan di jalan kebun setelah dentuman
Dalam video yang diterima MentayaNet, benda itu tampak berupa lembaran plat logam yang besar dan memanjang. Permukaan luarnya berwarna kehitaman kecokelatan, menyerupai bagian yang terpapar panas atau terbakar. Sisi dalamnya terlihat putih keperakan.
Di bagian dalam masih tampak rangka besi, kabel, panel, serta sambungan paku keling atau rivet. Bentuk dan susunan komponen itu membuat sejumlah karyawan menduga serpihan tersebut berasal dari bagian benda yang memiliki instalasi mekanis. Meski demikian, tampilan visual saja belum cukup untuk memastikan asal-usulnya.
Beberapa karyawan terlihat memeriksa dan membalik serpihan tersebut. Seorang karyawan yang berada di lokasi menyebut benda itu berbau gosong. Ia juga menyampaikan rasa lega karena serpihan tidak jatuh di area tempat tinggal.
“Untungnya tidak jatuh ke perumahan, dan baunya emang bau gosong,” kata seorang karyawan yang menyaksikan langsung di lokasi.
Penemuan di jalan kebun itu membuat warga dan karyawan bertanya-tanya mengenai asal benda tersebut. Sebelumnya, suara dentuman Minggu sore juga menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial. Namun, belum ada penjelasan yang menghubungkan secara resmi suara itu dengan serpihan logam yang ditemukan pada Senin pagi.
Asal serpihan logam belum terkonfirmasi
Sejumlah kemungkinan sempat muncul di tengah warga, termasuk dugaan bahwa serpihan merupakan bagian dari pesawat atau tangki tambahan bahan bakar yang dikenal sebagai drop tank. Ada pula kemungkinan benda itu berasal dari puing yang jatuh dari udara. Semua dugaan tersebut masih belum terverifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan, kepolisian, maupun otoritas penerbangan mengenai temuan itu. Belum diketahui pula jenis benda, sumbernya, ataupun penyebab benda tersebut berada di area perkebunan.
Ketiadaan informasi resmi membuat pemeriksaan di lokasi menjadi penting. Bentuk logam, kabel, panel, dan rivet yang terlihat dalam video dapat menjadi petunjuk awal, tetapi penentuan asal benda memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Karena itu, dugaan yang beredar belum dapat dianggap sebagai kesimpulan.
Lokasi jatuhnya serpihan yang berada di tengah kebun sawit membuat benda tersebut tidak menimpa perumahan warga maupun karyawan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski begitu, kedekatan lokasi dengan area perumahan menjadi salah satu alasan warga berharap pemeriksaan segera dilakukan.
Warga menunggu pemeriksaan pihak berwenang
Warga berharap pihak terkait turun langsung untuk memeriksa serpihan dan menjelaskan apakah benda itu memiliki hubungan dengan dentuman yang terdengar pada Minggu sore. Pemeriksaan juga diharapkan dapat memastikan apakah komponen yang tampak masih menempel memiliki kaitan dengan pesawat atau justru berasal dari benda lain.
Sampai ada hasil pemeriksaan, asal-usul serpihan dan sumber suara dentuman tetap menjadi pertanyaan terbuka. Informasi dari perusahaan, aparat kepolisian, dan otoritas penerbangan akan menentukan penjelasan yang dapat dipastikan, sekaligus membantu warga memahami temuan yang sempat menghebohkan kawasan perkebunan tersebut.


