Epic Games menggelar 2026 Epic AI MegaJam pada 12–15 November 2026, dengan total hadiah tunai reguler 65.000 dolar AS atau sekitar Rp1 miliar. Ajang ini mengajak pengembang membuat game dalam waktu singkat dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), termasuk melalui pendekatan yang dikenal sebagai vibe coding.
Peserta dapat bekerja sendiri atau membentuk tim dengan maksimal lima orang. Mereka bebas mengembangkan game menggunakan Unreal Engine maupun Unreal Editor for Fortnite (UEFN), serta memakai AI agents dan berbagai perangkat AI lain selama proses pembuatan.
Pengumuman ajang tersebut disampaikan melalui akun resmi Unreal Engine pada 22 Oktober 2026. Epic juga mengusung slogan “Vibe your way to $50k”, sementara halaman resmi event mendorong peserta membawa sebanyak mungkin AI agents untuk membantu mengembangkan proyek mereka.
Hadiah Epic AI MegaJam untuk beragam kategori
Hadiah utama tidak hanya ditujukan bagi satu jenis game atau kelompok peserta. Game Unreal Engine terbaik, game UEFN terbaik, dan proyek pelajar terbaik masing-masing memperoleh 7.500 dolar AS untuk juara pertama. Pemenang posisi kedua dan ketiga di tiap kategori juga akan mendapat hadiah dengan nilai lebih kecil.
Epic turut menyiapkan penghargaan bagi pengembang solo dan tim terbaik, game mobile, visual, serta dev log. Ada pula kategori untuk proyek UEFN berbasis narasi yang menggunakan NPC bertenaga model bahasa besar atau large language model (LLM).
Ragam kategori itu memperlihatkan bahwa eksperimen AI yang ingin didorong Epic tidak terbatas pada penulisan kode. Penggunaan AI untuk aset, audio, penulisan, karakter, dan bagian lain dari proses pengembangan juga masuk dalam cakupan ajang.
Di luar hadiah tunai reguler, karya Unreal Engine dan UEFN yang menonjol berpeluang memperoleh Development Continuation Grants hingga 50.000 dolar AS. Epic juga menyediakan grant tambahan sebesar 25.000 dolar AS dan 10.000 dolar AS di bawah penghargaan utama pada masing-masing jalur.
AI dianjurkan, tetapi bukan syarat mengikuti
Epic mendorong peserta menggunakan coding agents, aset buatan AI, perangkat audio dan penulisan, serta sistem AI lainnya. Meski begitu, FAQ MegaJam menyatakan penggunaan AI tidak wajib. Pengembang tetap dapat mengikuti kompetisi tanpa mengandalkan teknologi tersebut.
Dalam panduan persiapannya, Epic menyarankan peserta menyiapkan coding agents dan perangkat Model Context Protocol (MCP) sebelum kompetisi dimulai. Menyiapkan dan mengonfigurasi alat ketika jam sudah berjalan, menurut panduan itu, berisiko menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk membangun game.
Persiapan teknis menjadi penting karena MegaJam berlangsung hanya beberapa hari. Peserta perlu menerjemahkan ide menjadi permainan yang bisa dicoba dalam rentang waktu tersebut, baik dengan tim maupun secara mandiri.
Namun, penggunaan AI bukan satu-satunya tolok ukur penilaian. Juri akan melihat inovasi, gameplay, visual, desain level, dan audio, serta menilai apakah game yang dibuat benar-benar menyenangkan untuk dimainkan. Dengan demikian, proyek yang sarat AI tetap harus menawarkan pengalaman bermain yang kuat.
Eksperimen AI di tengah perdebatan industri
Kompetisi ini sejalan dengan langkah Epic memperluas integrasi AI di ekosistemnya. Unreal Engine 5.8 memperkenalkan plugin MCP eksperimental yang memungkinkan model bahasa berinteraksi dengan sistem engine. Epic juga telah menyebut integrasi AI yang lebih dalam sebagai bagian dari masa depan Unreal Engine.
Perusahaan sebelumnya mengembangkan Epic Games Launcher dengan pendekatan vibe coding. MegaJam memberi ruang bagi pengembang untuk mencoba metode serupa secara langsung, sekaligus menguji seberapa jauh agen AI dapat membantu mengubah gagasan menjadi game yang dapat dimainkan.
Langkah tersebut berlangsung ketika pandangan industri game terhadap AI masih beragam. Riset industri yang dilaporkan tahun ini menunjukkan 52 persen profesional game memandang generative AI secara negatif, meski penggunaannya terus meningkat. Vibe coding juga disebut berkontribusi pada lonjakan jumlah game baru yang dirilis, tanpa menjamin kualitas permainan ikut membaik.
Bagi pengembang yang ingin mencoba cara kerja baru, MegaJam menawarkan tantangan sekaligus kesempatan memperlihatkan hasil dalam waktu singkat. Pada akhirnya, alat AI dapat mempercepat proses, tetapi penilaian tetap kembali pada mutu karya yang dihasilkan. Peserta yang tertarik dapat mulai menyiapkan perangkat dan merancang konsep sebelum kompetisi dibuka pada November.


