PSM Makassar mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026). Gol bunuh diri Yuran Fernandes menjadi pembeda dalam pertandingan yang ditutup dengan drama dua eksekusi penalti Alex Martins yang sama-sama digagalkan kiper PSM, Muhammad Ardiansyah.
Kemenangan ini diraih PSM setelah kedua tim melewati babak pertama tanpa gol. Persebaya punya peluang untuk menyamakan kedudukan menjelang laga berakhir, tetapi Ardiansyah tampil menentukan. PSM juga harus menuntaskan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Agung Mannan menerima kartu merah.
PSM dan Persebaya saling menguji sejak awal
Persebaya membuka ancaman pada menit keempat. Jefferson Silva bekerja sama dengan Yan Mabella di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan, tetapi bola melambung di atas mistar gawang yang dijaga Ardiansyah.
PSM membalas melalui serangan dari sisi kiri. Rizky Eka mengirimkan umpan silang kepada Sergio Aguero pada menit ke-13, namun peluang itu belum berujung tembakan berbahaya. Tuan rumah kemudian beberapa kali mencoba menembus pertahanan Persebaya lewat umpan dan tembakan dari luar kotak penalti.
Lars Veldwijk mendapat kesempatan pada menit ke-21. Tembakannya dari dalam kotak penalti masih mampu dihentikan Reza Arya Pratama. Upaya Victor Luiz dari luar kotak juga bisa diamankan kiper Persebaya tersebut.
Menjelang turun minum, PSM kembali membangun serangan melalui sisi kiri. Namun, tak ada gol tercipta hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama. Kedua tim masuk ruang ganti dengan skor imbang 0-0.
Gol bunuh diri Yuran Fernandes pecah kebuntuan
Persebaya berusaha meningkatkan tekanan selepas jeda. Toni Firmansyah melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-49, tetapi Ardiansyah masih bisa mengamankan bola. Alex Martins juga memperoleh peluang pada babak kedua, termasuk sebuah tembakan yang membentur tiang gawang.
PSM terus mencari celah untuk mencetak gol. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74, ketika umpan mendatar Veldwijk mengarah ke kotak penalti. Yuran Fernandes berusaha membuang bola, tetapi sepakannya justru masuk ke gawang Persebaya.
Gol tersebut membawa PSM unggul 1-0. Yuran, yang pernah memperkuat PSM, menjadi pencetak gol bunuh diri dalam laga ini. Persebaya pun harus mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan.
Tim tamu berupaya memanfaatkan situasi bola mati. Pada menit ke-81, bola hasil sepak pojok diteruskan lewat sundulan Risto Mitrevski dan kemudian dicoba disambut Martins. Namun, bola mengarah tepat ke pelukan Ardiansyah sehingga skor belum berubah.
Ardiansyah gagalkan dua penalti Alex Martins
Drama terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah Agung Mannan dinyatakan melanggar Mitrevski di kotak penalti. Keputusan tersebut membuat Persebaya mendapat kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan, sementara Agung langsung menerima kartu merah.
Martins maju sebagai eksekutor. Tendangannya ke sudut kanan gawang mampu dibaca dan ditepis Ardiansyah. Penalti kemudian harus diulang. Dalam eksekusi kedua, Martins kembali mengarahkan bola ke sisi yang sama, tetapi Ardiansyah sekali lagi berhasil menghalau tembakan tersebut.
Dua penyelamatan itu menjaga keunggulan PSM. Persebaya gagal memanfaatkan kesempatan terakhirnya, sedangkan tuan rumah harus bertahan dengan sepuluh pemain setelah kehilangan Agung. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Bagi PSM, hasil di Parepare ini memastikan tiga poin dari laga yang berlangsung ketat dan ditentukan oleh satu gol. Persebaya, sebaliknya, pulang tanpa angka meski memperoleh penalti pada penghujung pertandingan. Ketajaman pada peluang berikutnya akan menjadi pekerjaan penting bagi kedua tim saat melanjutkan perjalanan di Super League.


